Setelah sekitar 2 tahunan ini konsep “Bank Sampah” marak di Indonesia, kini di Pati banyak bermunculan Bank Sampah. Bank sampah adalah tempat masyarakat menabung sampah. Tiap nasabah bisa menyetorkan sampahnya untuk ditimbang, yang akan dihargai dengan nilai uang tertentu. Uang dari penukaran sampah tadi dicatat dalam buku tabungan. Jadi hampir mirip dengan bank konvensional.
Bank Sampah memiliki banyak keuntungan, antara lain:
- Menambah nilai ekonomi sampah
- Mendidik masyarakat untuk mengelola sampah
- Mengurangi beban TPA (Tempat Pembuangan Akhir)
- Memperlambat pencemaran lingkungan
Siang tadi saya berkunjung ke kantor Badan Lingkungan Hidup Pati. Keberadaan Bank Sampah Guyub Rukun yang baru didirikan ini menarik minat saya, karena dekat dengan rumah.

Tampilan depan Bank Sampah Guyub Rukun

Alat penghancur plastik dan kantong sampah
Bank Sampah Guyub Rukun (selanjutnya saya tulis BSGR) BLH Pati masih dalam tahap perintisan. Bank Sampah ini sementara beroperasi pada hari Sabtu jam 8.00-12.00. BSGR pada awalnya mengumpulkan sampah dari lingkungan BLH sendiri. Ke depannya BSGR akan menerima nasabah dari perkantoran dan mungkin juga masyarakat umum di sekitar BLH Pati.
Karena masih perintisan, pencataran masih dilakukan secara manual. Buku tabungannya seperti butab di SD atau TK. Butab ini akan disimpan di BSGR, sedangkan nasabah setelah menabung sampah akan membawa slip. Uang yang disimpan di BSGR tidak dapat diambil sewaktu-waktu. Ini karena nasabah masih sedikit. Jenis sampah yang diterima adalah kertas, plastik, dan logam. Tentang harga sampah yang disetor nasabah, itu tergantung harga yang ditentukan oleh pengepul sampah.
Selain di lingkungan BLH Pati, Bank Sampah juga ada di SD Karangrejo 01 Juwana, SMA 3 Pati, Perumahan Kutoharjo (masih dalam pembangunan), SD Ngarus 02 Pati, dll.
Jika Anda, warga Pati, ingin mendirikan Bank Sampah di lingkungan Anda, BLH Pati bisa membantu. Silakan menghubungi kantor Badan Lingkungan Hidup Pati Jl. Raya Pati-Kudus Km. 2, Pati – Jawa Tengah 59113, Telp./Fax : (0295) 381425
Harapan saya, semoga semakin banyak Bank Sampah di Pati dan juga Indonesia.


