Menyembunyikan Cacat Barang, Transaksi Tak Sah?

Menyembunyikan Cacat Barang, Transaksi Tak Sah? http://pengusahamuslim.com/5931-menyembunyikan-cacat-barang-transaksi-tak-sah.html

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Para pedagang yang jujur, dapat dipercaya akan bersama para Nabi, siddiqin dan orang-orang yang mati syahid“.—HR Tirmizi, ia berkata: derajat hadist inihasan.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda,

Jika penjual dan pembeli jujur serta menjelaskan cacat barang niscaya akad jual-beli mereka diberkahi. Namun, jika keduanya berdusta serta menyembunyikan cacat barang niscaya dihapus keberkahan dari akad jual-beli mereka“.—HR Bukhari dan Muslim

Oleh karena besarnya pahala yang diterima oleh pedagang yang jujur dan ancaman untuk pedagang yang menyembunyikan cacat barang, para ahli fiqh mengatakan wajib hukumnya menjelaskan cacat barang kepada calon pembeli.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, maka tidak halal ia menjual suatu barang yang terdapat cacat kepada saudaranya, melainkan ia jelaskan cacatnya“.—HR Ibnu Majah; hadist ini dishahihkan oleh Al-Albani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *