Saya heran, mengapa anak-anak di sekitar saya tidak mau berbagi. Entah itu makanan, mainan, dsb. Kalau diingat-ingat, dulu waktu kecil saya juga sulit berbagi.
Saya pikir, dari pengalaman dan pengamatan, sebab-sebab anak pelit antara lain:
- Teman-temannya pelit, jadi dia juga ikut-ikutan
- Kurangnya contoh dari orang-orang dewasa di sekitarnya
- Anak terlalu banyak nonton TV dan game, jadi jiwa sosialnya kurang terlatih
Sedikit cerita dari saya. Saya memiliki beberapa sepupu, keponakan, dan tetangga usia 3-8 tahun yang setiap hari saya jumpai. Dialog-dialog yang terjadi banyak yang seperti ini:
Adi: “Aku punya coklat besar! Kamu nggak aku kasih. Weeek!” (Bayangkan sendiri ekspresinya)
Bona: “Biarin! Besok aku minta dibelikan sama Papaku yang lebih besar.”
atau yang seperti ini:
Aku: (Mengambil bonekanya) “Wiih! Bonekanya bagus ya?”
Cici: “Eeh, eh, eh!!” (Tangannya mencoba meraih bonekanya. Maksudnya: Itu punyaku. Kembalikan!)
atau yang seperti ini:
Ini tentang kursi yang biasa dipakai ibuku, yang kebetulan serumah dengan Cici. Adi sedang duduk di kursi tersebut.
Cici: “Jangan duduk di situ! Itu kursiku.” (sambil menarik tangan Adi)
Saya sendiri sudah berulang kali melatih mereka untuk mau berbagi. Misalnya dengan memberi contoh dan menjelaskan. Kadang-kadang mereka saya beri makanan atau mainan. Atau dengan menyuruh anak yang punya makanan untuk membagi makanannya kepada temannya. Yang diberi saya ajari berterima kasih. Tapi apalah daya saya karena bukan orang tua mereka.
Mudah-mudahan anak saya nanti tidak pelit. Alhamdulillah saya dan calon istri tidak pelit (ngakunya, hehehe!).
