Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan puasa atau Ramadhan. Sudah siapkah kita menghadapinya?
Kalau badan kita masih sehat, sebenarnya hal utama yang harus kita persiapkan adalah mental kita. Sebaiknya kita sikapi bulan Ramadhan dengan suka cita. Sebab pada bulan ini kesempatan untuk beramal lebih besar daripada di bulan-bulan lain. Dengan kata lain, kesempatan untuk menambah berat timbangan amal baik makin terbuka lebar.
Bulan Ramadhan adalah bulan untuk mengistirahatkan pencernaan, untuk merenungi segala yang sudah kita perbuat di bulan-bulan sebelumnya. Dan tanamkan dalam hati bahwa “puasa itu ringan.”
Ibadah khusus dan ibadah umum
Ibadah khusus (mahdhoh) adalah ibadah yang disyari’atkan. Misalnya shalat, puasa, zakat, haji, dsb. Sedangkan ibadah umum adalah segala hal baik yang kita kerjakan dengan niat mencari ridha Allah. Misalnya, bekerja demi anak istri adalah ibadah, senyum tulus, menolong teman, dsb.
Perbuatan kita bisa bernilai ibadah jika memenuhi tiga syarat:
- niat ikhlas karena Allah
- dengan cara yang benar, sesuai contoh Rasulullah
- tujuannya hanya mencapai ridha Allah
Jika tidak memenuhi salah satu syarat di atas, maka suatu perbuatan tidak bernilai ibadah.
Nah, sungguh sangat luar biasa besar pahala yang kita dapatkan di bulan Ramadhan jika melakukan ibadah berikut:
- puasa
- zakat
- membaca Al Qur’an dan mempelajari artinya
- shalat tarawih, witir, dan shalat sunnah lainnya
- berzikir di setiap waktu
- memberi makanan untuk berbuka kepada orang lain
- menyantuni anak yatim piatu
- bersedekah, infaq dan waqaf
- bekerja mencari nafkah dengan ikhlas
- bersabar
- dan sebagainya.
Semoga kita tidak termasuk orang yang menyia-nyiakan kesempatan mendapat limpahan pahala dan ampunan Allah di bulan Ramadhan.